STIKI, Malang – Minggu ini sebanyak 79 mahasiswa STIKI Malang mengikuti berbagai kegiatan yang masuk dalam program Merdeka Belajar Kampus Belajar. Puluhan mahasiswa ini terbagi dalam 3 kategori program yang berbeda, 10 diantaranya mengikuti program pertukaran pelajar, 30 orang mengikuti studi independen dan 39 lainnya mengikuti program magang.

10 mahasiswa yang mengikuti program pertukaran pelajar, semester ini mendapatkan hibah untuk melakukan transfer kredit ke dua universitas luar negeri yakni Satyabama University India dan Iloilo Science and Technology University Filipina. Mahasiswa asing sendiri juga melakukan pertukaran dengan mengambil beberapa jenis mata kuliah di STIKI Malang.

“14 anak dari Iloilo Science and Technology University Filipina. Mereka mengambil beberapa jenis mata kuliah diantaranya Human Interaction Computer, Web Programming, dan lainnya. Dengan begini luaran yang kami harapkan mahasiswa tidak hanya bisa merasakan atmosfer belajar yang berbeda, kami menyarankan mahasiswa untuk mengmabil mata kuliah yang tidak ada STIKI sehingga pengetahuan mereka semakin luas.” Tukas Kepala Prodi Manajemen Informatika dan Sistem Informasi, Anita, S.Kom, MT.

Selain itu, 30 mahasiswa lain yang tergabung dalam studi independen melakukan studi mereka di berbagai tempat. Banyak diantaranya yang melakukan studi di beberapa unit internal di STIKI Malang. Mereka melakukan banyak proyek sesuai dengan bidang keilmuan yang mereka miliki dengan durasi waktu sesuai dengan selesainya proyek tersebut.

“Mereka melakukan tahapan seleksi sebelum  memulai program ini karena kita ingin mereka benar benar belajar dengan penuh komitmen dan juga proyek ini bisa meningkatkan keilmuan mereka secara riil.” Tukas ka Prodi Teknik Informatika, Yekti Asmoro Kanthi, S.Si., M.AB.

Disisi lain 39 mahasiswa yang akan melakukan magang di beberapa mitra STIKI Malang juga sudah dipersiapkan dan dibekali berbagai ilmu yang cukup untuk belajar langsung di dunia industri. STIKI Malang sendiri mendorong mahasiswa untuk memberikan performa terbaik mereka saat magang agar program yang mereka ikuti berjalan optimal.

“Selain itu magang kan peluang bagi mereka untuk membangun jejaring, harapnnya dengan jejaring yang luas mereka bisa mendapatkan informasi lowongan pekerjaan dengan lebih mudah nantinya. Tidak sedikit mahasiswa kami yang selesai magang ditawari posisi yang cukup bagus di perusahaan terkemuka seperti lippo group.” Ujar Adita S.S.., M.Sn., Kaprodi DKV STIKI Malang. (Humas/Irma)