STIKI, Malang – Kampus merdeka saat ini menjadi salah satu program yang mulai diterapkan hampir di seluruh kampus di Indonesia. Mahasiswa pun cukup antusias menyambut hal ini. Karena dengan diterapkannya kampus merdeka, mahasiswa bisa lebih leluasa mencari ilmu di kampus lain dengan tenaga pengajar yang berbeda, situasi dan lingkungan belajar yang berbeda dan banyak hal lain yang bisa ia pelajari di kampus lain dengan mudah.

Untuk itulah STIKI Malang dan Universitas Islam Balitar menggelar kerjasama kampus merdeka untuk memperluas jangkauan kerjasama mewujudkan mimpi untuk memperluas pengetahuan mahasiswa. Hal ini sejalan dengan visi dan misi kampus untuk terus mengembangkan keilmuan dan mencetak output dengan networking yang luas dan experience yang mumpuni.

Kampus merdeka sendiri sebenarnya bukan sebuah proses pembelajaran baru yang dilakukan STIKI Malang. Banyak program pembelajaran yang menerapkan implementasi serupa dengan program ini seperti student exchange short term seperti Summer Camp, Student Internship Exchange, dan Credit Transfer ke Perguruan Tinggi luar negeri.

Untuk memperkuat program ini di STIKI Malang, pemerintah juga berkontribusi dalam memberikan hibah kampus merdeka untuk program studi TI yang baru saja diterima di tahun 2020 ini. Dengan berbagai penunjang bagi terciptanya kampus merdeka ini, STIKI Malang berkomitmen untuk terus mendukung mahasiswa memeperluas wawasan di luar kampus STIKI Malang dengan lingkungan dan juga metode baru. (Humas/ Irma)